Jumat, 23 Maret 2012

mereka bilang BBM naik lagi.

       Sebagai warga negara yang baik saya hanya bisa menghela nafas dan mengelus dada aja.
BBM naikk....!!!!
       Yup itu wacana yang sedang dibicarakan khalayak orang banyak.
STOP kenaikan harga BBM...!!!!
       Suara-suara rakyat mulai banyak mendengung dimana-mana, sopir angkot, ojek, tukang gorengan, sampe karyawan biasa macam saya ini pun sebenarnya banyak yg menuai protes. Hanya saja saya/kami tidak bisa berbuat banyak. Mau demo gaya biasa, gaya jungkir balik ala teatrikal sampe gaya jait mulut juga ga akan ngerubah kebijakan pemerintah akan naiknya harga ini pada bulan depan. Jadi ya untuk kelas seperti kami hanya bisa diam dan meringis dalam hati. Jujur aja, saya ga bisa membayangkan apa yang akan terjadi bila ni benar-benar terjadi.
       Dan yang ada dalam benak saya saat ini adalah:
 "apa kabarr harga masakan padang nanti? nasi rendang, nasi ayam, nasi lele?, segini harga di jogja udah tergolong murah dibanding kota besar lainnya macam jakarta."
"waduhh harga gorengan di angkringan jadi brapa ya? trus nasi kucing yang harganya udah miring banget gmana?"
"pecel wader? nasi goreng? sate ayam madura depan bandara? mie ayam? bakso? dan kuliner lainnya?"
"apa kabar duit receh gope'an?/ uang koin 500rupiah? tukang parkir aja udah g mau dikasoh gope."
"wahh transjogja yg sering gw tumpangi kalo mau jalan atau sekedar iseng pergi ke tempat nongkrong pas libur kerja di jogja naik brapa perak ya?
"trus harga soto daging langganan gw jadi brapaan coba?"

       Ini baru pemikiran saya yang hidup belum berkeluarga, coba bayangin apa kata mereka yang (maaf) dalam kesehariaannya aja udah kurang? menanggung hidup keluarga, membiayai untuk anak-anaknya sekolah, apa iya akan makin bertambah jumlah (maaf) rakyat menengah kebawah. Lalu kemana cerita tentang kesejahteraan rakyat/orang miskin dipelihara oleh negara? kemana?.
okelah saya sedikit tau, memang harga BBM bersubsidi yang menikmati sebagian besar adalah orang-orang yang "punya". Tapi apa ya hanya karena mereka lantas yang dibawahnya harus tambah menderita juga.
Yaaa ampunnn.
       Kalo toh negara banyak dirugikan, yaaa berantas tu yang namanya KORUPTOR yg sampe hati menelan duit rakyat sampe miliaran bahkan triliunan, berantas tu para tikus-tikus rakus di meja kalian. Jangan kasih hati. Hukum seberat-beratnya. Hukum yang bikin jera jangan cuma dipenjara, percuma. Penjara ko kaya hotel bintang lima. Kalo semua penjara kaya gitu si (mungkin) penjahat juga ngantri dan rela dipenjara seumur hidup.
 
Satu lagi.
Pajak itu dari rakyat untuk rakyat. Bukan dari rakyat untuk pejabat.
Percuma dong taat pajak tiap tahun kalo cuma bikin buncit perut orang-orang disana.
ingat bung, ini kehidupan dunia. masih ada kehidupan akhirat kelak yang lebih abadi.

Coba dimohon Bapak-bapak yang terhormat, dengarkan jerit hati rakyatmu.
Jangan cuma didengar, masuk telinga kiri keluar telinga kanan. tapi realisasikan apa yang pernah anda ucapkan. Tentang negara ini. Tentang rakyat ini. Tentang kemakmuran dan kesejahteraan yang pernah anda janjikan.



salam. rakyat biasa.










nb: dikosan hari ini.
libur kedua n besok libur lagi.


gamba; dari internet, noname.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar